Historical Masjid Biru Instanbul

Bagi Islam, Blu Mosque atau Masjid Biru yang terletak di Istanbul Turki merupakan salah satu saksi
dari kejayaan peradaban islam. Mengapa demikian? masjid ini merupakan salah satu masterpiece
arsitektur peradaban Islam. Kemegahan dari dalam masjid ini membuat siapapun terasa kagum,
terutama dengan kubah masjid ini yang tidak pernah ada jaring laba-labanya.
Umumnya di setiap bangunan tentunya akan ditemukan jaring laba-laba yang akan mengotori langit-
langit ruangan. Namun uniknya, hal tersebut tidak anda temukan di ruangan masjid Biru atau Masjid


Sultan Mehmet II di Istanbul Turki.
Masjid tersebut dibangun antara tahun 1609 dan 1616 oleh arsitek terbaik. Para arsitek yang
membangun harga kubah masjid galvalum tersebut ternyata memiliki resep jitu yang digunakan untuk mengusir sarang
laba-laba. Resep apakah itu?
Untuk mencegah atau mengusir sarang laba-laba, para arsitektur meletakkan telur burung unta
tepat di tengah kubah. Kubah yang dipilih adalah kubah terbesar dengan diameter 24 meter yang
menjuntai rantai panjang dimana pada tigameter dari titik tengah kubah yaitu terdapat chandeliers
yang memiliki bentuk segitiga dima tempat itu adalah tempat untuk meletakkan telur unta di ketiga
sudutnya.
Beberapa sumber mengatakan bahwa telur burung unta mempunyai kandungan dari zat-zat tertentu
yang aromanya tidak disukai oleh laba-laba. Oleh karena itu jika anda berkunjung ke masjid ini akan
melihat pemandangan yang bersih pada atap masjis tersebut.
Masjid Biru ini dibangun dengan tujuan untuk menandingi Hagia Sophia (Gereja Byzantium) yang
dibangung pada masa Kaisar Byzantyium, yaitu Contantine I dimana letak gereja tersebut
berhadapan dengan masjid biru. Sebeleumnya, atap dari masjid di Turki adalah rata namun setelah
berdirinya gereja Hagia Sophia, dibuatlah kubah besar untuk menandingi gereja itu.
Masjid ini menggunakan arsitektur gaya arsitektur Turkin Utsmani, dimana masjid-masjid yang di
Turki cenderung mengunakan dua gaya arsitektur yaitu arsitektur Saljuq dan Turki Utsmani.
Lalu mengapa masjid ini disebut dengan masjid biru?
Disebut dengan masjid biru karena memiliki keindahan interior yang didominasi dengan warna biru
dimana menimbulkan kesan damai dan tenang. Masjid ini didirikan atas perintah dari Sultan Ahmed I
yang berasal dari dinasti Ottoman yang menguasai Turki pada abad ke 14. Sedangkan untuk arsitek
yang merancang masjid tersebut yaitu arsitek terkenal Mehmed Aga.
Pada masjid tersebut terdapat enam menara yang memiliki sejarah unik. Konon katanya, sang Sultan
memerintahkan sang arsitektur untuk membuat menara dari bahan emas, namun karena pelafalam
kata “emas (altin)” dalam bahasa Turki yang mirip dengan kata “enam (alti), maka Mehmed Aga
membuat masjid dengan 6 menara yang megah. Kekecewaan yang sempat dialami oleh Sultan
Mehmed akhirnya musnah setelah terpukau dengan desain 6 menara yang ternyata sangat unik.
Jika anda menjajakkan kaki di kompleks masjid, anda akan melihat taman bunga yang dilindungi
pepohonan serta interior dan eksterior masjid yang megah, mewah dan sangat memanjakan mata. mencari supplier atau produsen kubah masjid cukup membingungkan, jika anda sedang mencari produsen kubah masjid silahkan hubungki kami : https://www.produsenkubahmasjid.com