Engsel Antara Dua Layar Akan Menjadi Penentu Sukses-Tidaknya Ponsel Ini Di Pasar

LG LAYAR PUTAR DAN LIPAT LG

saat ini memimpin dalam penerapan teknologi layar putar maupun lipat. Tak hanya perusahaan asal Korea Selatan ini saja yang memakai teknologi layar lipat buatan mereka sendiri itu, tapi juga vendor besar seperti Huawei, yang tengah mengembangkan ponsel layar lipat. Pada awal Januari tahun ini, LG sudah mendaftarkan hak paten untuk ponsel dengan layar fleksibel yang dapat dilipat menjadi dua. Tak seperti Samsung Galaxy X, ponsel layar lipat LG hanya dilengkapi dengan dua layar. Ada dua jenis ponsel layar lipat yang akan diluncurkan LG ke pasar mulai tahun depan. Model pertama, ponsel layar lipat dengan kamera yang tertanam di bagian belakang dengan layar yang dapat menampil

kan informasi seperti jam saat layar dilipat. Adapun model kedua memiliki bagian yang transparan pada sisi kanan yang juga dapat menampilkan informasi seperti jam dan notifikasi.

APPLE HIBRIDA iPHONE-iPAD

Dalam beberapa bulan terakhir, kabar akan hadirnya ponsel hibrida iPhoneiPad sudah beredar di berbagai forum Apple. Banyak kalangan yang percaya hanya Apple yang bakal mampu merealisasi ponsel layar lipat ini menjadi kenyataan dalam waktu dekat untuk menyaingi Samsung Galaxy X. Pada November tahun lalu, Apple sudah mendaftarkan hak paten untuk perangkat digital dengan layar fleksibel yang dapat dilipat. Secara lebih spesifik, Apple menyatakan layar lipat tersebut berada di perangkat yang dapat ditekuk pada bagian tengahnya. Hanya, tak seperti Samsung atau Motorola, tak ada gambar dari Apple yang menjelaskan secara rinci seperti apa perangkat yang dimaksud. Meski begitu, tak mengherankan bila Apple, yang dikenal sangat inovatif, akan meluncurkan ponsel hibrida, gabungan antara iPhone dan iPad dengan layar lipat.

baca juga : http://lehighvalleylittleones.com/cara-mengetahui-mesin-genset-yang-berkualitas/

HUAWEI LAYAR LIPAT

Vendor asal Cina, Huawei, juga sedang mengembangkan ponsel dengan layar lipat. Pada Oktober tahun lalu CEO Huawei, Richard Yu, secara terus terang mengatakan mereka sedang merintis pembuatan ponsel dengan layar lipat. Lalu, pada Maret tahun ini, Huawei mempublikasikan gambar konsep ponsel layar lipat mereka. Hak paten pun sudah diurus Huawei. Dari gambar tersebut, terlihat jelas bahwa ponsel layar lipat Huawei dapat dibuka dan ditutup seperti buku. Saat layarnya mengembang, ponsel berfungsi layaknya sebuah tablet. Dua layar tersebut dihubungkan dengan sebuah engsel. Seperti ponsel layar lipat lainnya, engsel antara dua layar ini akan menjadi penentu sukses-tidaknya ponsel jenis ini di pasar nantinya. Sebab, jika lipatan di antara dua layar terlihat kasar dan mengganggu tampilan, kemungkinan besar jenis ponsel ini tak akan diminati konsumen.